10.24.2013

I Believe My Heart

_Duncan James feat Keedie_


Whenever I see your face the world disappears,
All in a single glance so revealing.
You smile and I feel as though I've know you for years.
How do I know to trust what I'm feeling?

I believe my heart,
What else can I do?
When every part of every thought leads me straight to you.
I believe my heart.
There's no other choice,
For now whenever my heart speaks, I can only hear your voice

The life-time before we met has faded away.
How did I live a moment without you?
You donĂ¢€™t have to speak at all, I know what you'd say.
And I know every secret about you.

I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
I believe my heart.
How can it be wrong?
It says that what I feel for you I will feel my whole life long.

I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
And with all my soul
I believe my heart.
The portrait that it paints of you is a perfect work of art.

don't blame them just because they're oversize

Waktu kecil sering banget kita denger ejekan -atau bahk tan kita termasuk anak-anak yang hobi mengejek- tentang kondisi fisik teman kita. Misalnya, si gendut lah, si cungkring lah, si jangkung lah. Padahal disadari atau tidak, hal semacam itu termasuk dalam bullying. Belum tentu orang yang kita ejek itu bisa menerima semua perlakuan kita. Ya kalau dia dengan besar hati menerima kondisi fisiknya, bagaimana kalau tidak? Bukankah berarti kita menyakiti perasaan mereka?

Kondisi fisik yang merupakan bawaan sejak lahir seharusnya bukanlah sesuatu yang menjadi masalah. Itu termasuk anugrah karena merupakan pemberian Tuhan. Bagaimanapun pemberian Tuhan itu pasti adalah yang terbaik bagi makhluk-Nya entah seperti apa rupanya.

Jika orang-orang yang memiliki kondisi fisik tidak wajar -kita sebut saja oversize- bisa memilih bagaimana bentuk fisik yang dia inginkan, pastilah ia memilih untuk menjadi orang normal yang sempurna dan menarik. Bukan sebagai orang oversize. Tapi apa yang bisa mereka lakukan ketika Tuhan menciptakan mereka dalam kondisi oversize? Tentu mereka berusaha menerima dengan lapang. Ketika mereka berusaha untuk menerima kondisi yang sedemikian rupa, apa yang kita lakukan sebagai orang yang "merasa" normal?

Tega sekali rasanya jika kita justru mengejek orang-orang oversize yang menurut saya sangat luar biasa. Karena mereka tetap berusaha menerima dan bersyukur ketika diberi kodisi sedemkian rupa. Seandainya situasinya terbalik, orang "normal" tiba-tiba saja dirubah menjadi salah satu orang oversize, wah pasti stres berat mereka. Belum tentu bisa sesabar orang yang dari awal memang oversize.

Hey guys, sangatlah tidak adil jika kita menyalahkan teman-teman yang oversize hanya karena fisik mereka yang merupaka  anugrah Tuhan sejak lahir. Bukankah inner-beauty itu terlihat dari kepribadian, dan bukan semata tampilan fisik saja?
Oh ayolah open your mind, they just oversize. Dan oversize bawaan lahir bukanlah pilihan bagi mereka :)

4.25.2013

Mari Bertetangga dengan Baik :)


Islam mengatur adab bertetangga, agar hubungan sesama tetangga menyenangkan dan membahagiakan. Menurut hadis Rasulullah SAW riwayat At-Thabrani, setiap orang mempunyai hak dari tetangganya.

Pertama, mendapat pelayatan (bezuk) bila dia sakit.
Kedua, bila dia mati diselenggarakan jenazahnya.
Ketiga, kemiskinannya dirahasiakan.
Keempat, menerima ucapan menyenangkan (rasa sukacita) bila mendapat keberuntungan.
Kelima, mendapat perhatian dan ditakziahi bila dia ditimpa musibah.
Keenam, tetangganya tidak boleh meninggikan bangunan di samping bangunannya yang membuat terhalangnya angin.
Ketujuh, menerima pemberian masakan lezat yang baunya menusuk hidung.

Berdasarkan sejumlah hadis lain, adab bertetangga seperti itu dikaitkan dengan iman kepada Allah SWT dan iman kepada Hari Akhir. Bahkan, dalam sebuah hadis riwayat Al-Baihaqi, dikaitkan dengan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. Menurut sebuah hadis riwayat Ahmad, sikap seseorang terhadap tetangga menentukan penempatan seseorang di akhirat kelak.

Seseorang yang disebutkan terkenal banyak shalat, sedekah, dan puasa, namun menyakiti tetangganya, dinyatakan Rasulullah sebagai penghuni neraka. Sebaliknya, seseorang yang sedikit shalat dan puasa, tetapi senang memberi kepada tetangga tanpa menyakitinya, dinyatakan Rasulullah SAW sebagai orang yang bakal masuk surga.

sedemikian pentingnya tetangga untuk meningkatkan keimanan kita.
karena kita semua adalah tetangga , mari teman-teman kita galakkan silaturahmi yg baik :)

4.18.2013

I Love The Way You Love Me – Boyzone


I like the feel of your name on my lips
And I like the sound of your sweet gentle kiss
The way that your fingers run through my hair
And how your scent lingers even when you’re not there
And I like the way your eyes dance when you laugh
And how you enjoy your two-hour bath
And how you’ve convinced me to dance in the rain
With everyone watching like we were insane

But I love the way you love me
Strong and wild, slow and easy
Heart and soul so completely
I love the way you love me
And I like the sound of old R ‘n’ B
And you roll your eyes when I’m slightly off key
And I like the innocent way that you cry
At sappy old movies you’ve seen thousands of times

(Listen to me now..)
And I could list a million things
I love to like about you
But they could all come down to one reason
I could never live without you..

lagu lama tapi masih asyik didenger :9

4.15.2013

Pecinta Alam dan (atau) Penjelajah Alam


Lama tidak menulis, rasanya tangan ini sudah kaku-kaku.

Yap, seperti pada judul saya tuliskan Pecinta Alam dan (atau) Penjelajah Alam , sebetulnya itu adalah ekspresi kebingungan sekaligus sedikit keprihatinan saya terhadap teman-teman yang suka berpetualang menaklukkan alam. Bukan bermaksud meng-under estimate-kan mereka nih, saya sangat salut pada mereka yang rela berjuang mendaki gunung lewati lembah dan lain lain dan lain lain. Kebersamaan yang selalu mereka pertahankan, kekuatan fisik yang benar-benar harus fit, dan pengalaman yang berbeda di setiap momen mereka melakukan pejelajahan merupakan hal yang selalu membuat saya iri. (dari dulu bapak nggak pernah mengijinkan saya untuk naik gunung T,T – red)

Saya nggak tahu apa yang mereka lakukan di atas gunung dan di dalam lembah dan lain lain dan lain lain. Terkadang saya berpikir, apakah mereka sesuai dengan nametag yang mereka bawa : Pecinta Alam. Ataukah sekedar memuaskan keinginan batin menaklukkan alam dan menunjukkan kemampuan dalam survival.

Sungguh ironis jika mapala yang konon kepanjangan dari mahasiswa pecinta alam melakukan aktivitas penjelajahan namun tidak melakukan apapun untuk alam. Kan judulnya pecinta alam, lalu apa yang sudah dilakukan untuk alam? Memang nggak semua mapala seperti ini, banyak mapala yang benar-benar totalitas untuk alam tapi ada juga yang mapala yang menurut saya kepanjangannya lebih baik “mahasiswa penjelajah alam”

Mungkin pemikiran ini karena rasa iri saya yang nggak pernah mendapat ijin dari bapak.
Tapi hey lihat lebih jauh, mungkin saya tidak punya kesempatan jalan-jalan seperti mereka. Tapi orang-orang yang bernasib sama seperti saya pun tetap bisa membuktikan diri bahwa kita adalah pecinta alam. Menjadi seorang pecinta alam tidak harus dengan berkeliling dari gunung ke gunung, lembah ke lembah, atau hutan ke hutan.

Mulailah dari hal simpel seperti tidak membuang sampah sembarangan, dan memilah sampah organik dan non-organik. Yang lebih simpel lagi, bawalah air minum dengan botol. Percaya atau tidak, kebiasaan baik seperti ini selain untuk menghemat uang saku juga mengurangi produksi plastik yang digunakan untuk botol air minum  kemasan secara global. Bawa tas sendiri ketika berbelanja sehingga tidak perlu meminta tas kresek dari toko.

Semudah itu saja untuk menjadi pecinta alam.

Jika ingin yang lebih “terlihat” lagi, kemarin saya ikut serta dalam kegiatan reboisasi di lereng gunung Merapi yang tandus akibat erupsi tahun lalu. Hal sederhana yang tidak setiap hari bisa saya lakukan, dan saya sangat menikmati. Konon, 1 pohon mampu memberi oksigen untuk 2 orang. Jika yang saya tanam bersama teman-teman kemarin ada 1000 bibit, setidaknya mampu untuk memberi oksigen 2000 orang.
Seandainya ada kesempatan, saya ingin sekali melakukan hal semacam itu lagi. Tidak hanya berhenti pada reboisasi, saya ingin menanam tanaman bakau untuk mencegah abrasi air laut, dan ingin sekali ke tempat penangkaran penyu atau binatang dilindungi lainnya.

Semoga bisa terealisasi J

Semua itu bisa dilakukan tanpa kita harus melakukan perjalanan jauh. Karena itu, pesan yang ingin saya sampaikan untuk teman-teman yang memiliki kesempatan lebih, alangkah baiknya sambil melakukan perjalanan itu juga melakukan hal yang bermanfaat untuk alam. Misalnya, satu orang membawa satu bibit untuk ditanam di gunung. Jangan membuang sampah atau bahkan ikut membersihkan sampah yang dibuang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Mencintai alam tu sederhana. Lihatlah apa yang telah alam berikan kepada kita dan coba untuk hidup sejalan dengan alam, bukan menaklukkan alam.

3.18.2013

Kisah Tentang Sinta dan Meylani


Di acara televisi “Orang Pinggiran” yang tayang sore hari di Trans7 , ditampilkan kehidupan orang-orang yang penuh dengan keterbatasan. Namun mereka tidak menyerah pada keadaan itu.

Hari Senin 18/03/2013 ditayangkan 2 orang anak kira-kira usianya masih SD kelas 6 dan kelas 4. Aku lupa nama kakaknya, tapi sepertinya namanya Sinta, dan adiknya bernama Meylan. Karena aku ketinggalan acara, aku kurang tau dimana lokasi tempat tinggal mereka. Yang pasti, sang Nenek berbicara dalam bahasa Sunda. Mungkin sekitar Jawa Barat.

Sinta dan Meylani tinggal bersama Nenek dan seorang adik laki-laki (yang mungkin masih kelas 1 SD). Mereka ditinggalkan oleh orang tuanya. Di usia seperti itu, mereka berusaha mencukup kebutuhan hidup dengan berjualan emping. Pada saat ditayangkan di televisi, keuntungan mereka sekitar 20ribu. Entah apakah jumlah itu hanya selama syuting “Orang Pinggiran” atau memang jumlah keuntungan yang sebenarnya. Yang jelas mereka sering kekurangan mengingat banyaknya kebutuhan hidup yang harus mereka cukupi. Terkadang mereka harus berhutang kesana kemari.

Yang membuat miris adalah ketika mereka berhasil mengumpulkan 20ribu, mereka sisihkan 500 rupiah untuk jajan. Aku pikir mereka jajan makanan ringan kesukaan anak-anak pada umumnya. Ternyata salah. Mereka hanya membeli minuman gelas, air putih! Itupun segelas diminum untuk berdua. Getir rasanya melihat itu. Sedih sekali.

Ketika haus setelah berjualan, terkadang mereka minta minum ke warung yang mereka kenal, dan kalau sedang beruntung, maka pemilik warung akan memberikan makan. Dengan lauk seadanya yang sederhana, sepiring berdua. “Enak,” kata si kecil Meylan. Aku tersenyum melihat televisiku. Tersenyum dan menangis. Kenapa masih ada anak-anak malang seperti mereka.

“Aku nggak punya siapa-siapa. Cuma punya kakak dan nenek. Tapi itu cukup. Aku nggak butuh orangtua. Mereka saja cukup,”

Orangtua macam apa yang tega meninggalkan anak-anaknya terlantar seperti ini.

Mereka punya masa depan yang sama, kesempatan yang sama, dan harusnya perhatian yang sama seperti anak-anak yang lain.

Tuhan,
Kuatkan kami. Semoga kami termasuk orang-orang yang terbuka hatinya dan memiliki kemampuan, kemauan, dan kesempatan untuk membantu anak-anak kurang beruntung.

Kuatkan mereka. Semoga pengalaman hidup yang keras ini menjadikan mereka anak-anak yang hebat di kemudian hari. 

3.13.2013

Belajar Tentang Rupa Muka Tanah

ini adalah mata kuliah perencanaan tapak. harusnya dijalani saat semester 2 kemarin. tapi aku harus mengulang karena nilainya jelek. ya, mengecewakan. tapi gimana lagi kuliah harus tetap dijalani demi nilai yang lebih baik  >,<


Bentuk Muka Tanah

Relief daratan, terdiri atas :

1.      Gunung, yaitu daerah yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya, dan ditandai dengan adanya puncak, lereng, dan kaki gunung.

1.      Pegunungan, yaitu rangkaian beberapa gunung, bentuknya memanjang. Contohnya pegunungan bukit barisan di pulau sumatera.

1.      Bukit, yaitu tumpukan tanah yang lebih tinggi dari tempat sekitarnya atau sejenis pegunungan yang tingginya antara 200 sampai 300 meter. Bukit yang berkelompok disebut perbukitan.

Pematang, yaitu suatu perbukitan atau pegunungan yang puncaknya berderet apabila didaki dari puncak yang satu ke puncakyang lain tidak perlu sampai ke kakinya

1.      Plato atau Plateau, bentuk permukaan bumi ini merupakan dataran tinggi dengan bagian atas relative rata dan telah mengalami erosi.

1.      Dataran Tinggi, yaitu daerah datar yang berada pada ketinggian lebih dari 700 m dpl dan berciri sejuk.

Tebing atau jurang adalah formasi bebatuan yang menjulang secara vertikal. Tebing terbentuk akibat dari erosi. Tebing umumnya ditemukan di daerah pantai, pegunungan dan sepanjang sungai. Tebing umumnya dibentuk oleh bebatuan yang yang tahan terhadap proses erosi dan cuaca

1.      Lembah, yaitu daerah ledokan/lebih rendah dari tempat sekitarnya dan berda di bawah kaki gunung. Bisa juga diartikan sebagai daerah yang rendah di antara dua tempat yang lebih tinggi.


1.      Cekungan, yaitu bentuk muka bumi  yang cekung yang umumnya dikelilingi oleh gunung atau pegunungan

2.      Lereng, yaitu suatu medan atau daerah permukaan tanah yang letaknya miring, tidak horizontal dan tidak vertikal.

1.      Depresi, adalah bagian permukaan bumi yang mengalami penurunan. Bentuk depresi yang memanjang disebut slenk, sedangkan yang membulat disebut basin. Misalnya, Depresi Jawa Tengah dan Lembah Semangka.

2.      Ngarai (Canyon), yaitu lembah yang dalam dan sempit dengan lereng yang curam, misalnya ngarai sianok di Sumatera Barat.

1.      Dataran Rendah, yaitu bagian permukaan bumi di daerah yang relatif rata yang berada pada ketinggian kurang dari 200 m dari permukaan laut.


1.      Pantai, adalah bagian dari darat yang terdekat dengan laut. Garis pantai adalah garis batas antara laut dan darat. Tepi pasir atau pesisir adalah bagian dari darat yang tergenang air ketika pasang naik dan kering ketika surut. Daratan yang terletak di tepi laut disebut pantai. Di daerah pantai dikenal berbagai bentuk muka bumi sebagai berikut :
1)       Teluk, yaitu laut yang menjorok ke daratan.
2)       Tanjung atau ujung, yaitu daratan yang menjorok ke laut. Ujung yang sangat panjang dinamakan jazirah atau semenanjung.
3)       Delta, tanah endapan di muara sungai.
4)       Gosong, pulau yang tergenang ketika laut pasang dan muncul ke permukaan ketika air laut surut disebut gosong (gosong pasir).

(dari berbagai sumber)